Selasa, 21 Oktober 2014
Penutup
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Setelah
melaksanakan program PSG di Kantor PT. TELKOM Banjarbaru, saya dapat
menyimpulkan sebagai berikut :
a. PT.TELKOM
selalu berusaha menyediakan berbagai pelayanan jasa telekomunikasi yang
semuanya ditujukan untuk melayani masyarakat dengan layanan yang mudah, cepat
dan memuaskan.
b. Ketelitian
saat Settingan adalah sesuatu hal yang penting saat pemasukkan data pelanggan
c. Setiap
penyettingan Modem Speedy harus dilakukan pengecekkan Modem beserta data yang telah
diberikan oleh Guru Pembimbing Kantor
B. Saran
1. Saran Bagi Lokasi PSG
(PT.Telkom)
a. Hendaknya
pembimbing lebih banyak memberi kesempatan, jangan memberikan kesempatan setengah-setengah
kepada siswa yang melaksanakan PSG.
b. Masing-masing
bagian dan divisi mempunyai peranan yang saling mendukung dan jangan saling
menyalahkan apalagi lepas tangan
c. Pelayanan
terhadap pelanggan harus lebih ditingkatkan dalam rangka mendukung pembangunan nasional
khususnya dalam bidang pertelekomunikasian.
2. Saran Bagi Pihak Sekolah
a. Pembimbing
dari sekolah sebaiknya melakukan kontak secara berkala dan rutin kepada siswa
mengikuti program PSG sehingga mempermudah melakukan konsultasi kepada pihak
sekolah.
b. Hendaknya
pembimbing sekolah dapat menjalin hubungan yang baik dengan pembimbing laporan agar
siswa PSG juga mudah untuk melakukan konsultasi.
c. Sebelum melaksanakan
PRAKERIN, siswa hendaknya dibekali keterampilan dan pengetahuan yang cukup
tentang dunia pertelekomunikasian.
d. Hendaknya pihak
sekolah meninjau ulang buku-buku yang ada di sekolah apakah isi buku tersebut
masih dipakai/diterapkan pada tahun ini atau teori yang ada di dalam buku pembelajaran ada yang keliru.
Hasil Praktek Kerja
HASIL PRAKTEK
KERJA
A.
Gambaran Umum Perusahaan
1.
Sejarah PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
PT.
Telekomunikasi Indonesia, Tbk atau sering dikenal dengan PT. Telkom adalah
perusahaan penyedia jasa informasi dan komunikasi dengan produk unggulannya
adalah Telepon Jaringan (Telepon Rumah Telkom dan Telepon tanpa Jaringan atau Wireless . Adapun sejarah singkat PT.
Telkom adalah sebagai berikut :
a. Era
Kolonial, Pada Tahun 1882, didirikan sebuah badan usaha swasta penyedia layanan
pos dan telegraf. Layanan komunikasi kemudian dikonsolidasikan oleh Pemerintah
Hindia Belanda ke dalam jawatan Post Telegraf Telefoon (PTT).
b. Perusahaan
Negara, Pada tahun 1961, status jawatan diubah menjadi perusahaan Negara Pos
dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada tahun 1965, PN Postel dipecah
menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos & Giro) dan Perusahaan
Negara Komunikasi (PN Telekomunikasi).
c. Perumtel,
Pada Tahun 1974, PN Telekomunikasi diubah namanya menjadi Perusahaan Umum
Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan jasa telekomunikasi nasional
maupun internasional. Tahun 1980 seluruh saham PT. Indonesian Satelite
Coorporation Tbk. (Indosat) diambil alih oleh pemerintah RI menjadi Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi internasional,
terpisah dari Perumtel. Pada tahun 1989, ditetapkan Undang – undang Nomor 3
Tahun 1989 tentang Telekomunikasi, yang juga mengatur peran swasta dalam
penyelenggaraan telekomunikasi.
d. PT.
Telkom (Persero), Pada tahun 1991
Perumtel berubah menjadi perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi
Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991.
e. PT.
Telekomunikasi Indonesia Tbk, Pada tanggal 14 November 1995 dilakukan Penawaran
Umum Perdana saham TELKOM. Sejak itu saham TELKOM tercatat dan diperdagangkan
di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Bursa Efek Surabaya (BES), Bursa Saham New York
(NYSE) dan Bursa Saham London (LSE). Saham TELKOM juga diperdagangkan tanpa
pencatatan di Bursa Saham Tokyo.
Tahun 1999 ditetapkan Undang – undang
Nomor 36 Tahun 1999 tentang Penghapusn Mnopoli Penyelenggaraan Telekomnikasi.
Memasuki abad ke-21, Pemerintah Indonesia melakukan diregulasi di sektor
telekomunikasi dengan mambuka kompetisi pasar bebas. Dengan demikian, Telkom
tidak lai memonopoli telekomunikasi Indonesia.
Tahun 2001 TELKOM memberi 35% saham
Telkomsel dari PT INDOSAT sebagai bagian dari implementasi restrukturisasi
industry jasa telekomunikasi di Indnesia yang ditandai dengan penghapusan
kepemilikan bersama dan kepemilikan silang antara PT. TELKOM dan PT. INDOSAT.
Sejak bulan Agustus 2002 terjadi duopoli penyelenggaraan telekomunikasi lokal.
2. Visi dan Misi TELKOM
PT.Telkom Indonesia memiliki visi yaitu “To Become a leading InfoCom player in the
region”. Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom
terkemuka dalam bidang kinerja finansial, pasar dan operasional di kawasan
Asia.
PT. Telkom Indonesia mempunyai misi
yaitu “to provide one stop Infocome
services with excellent quality and competitive price”. Telkom berkomitmen
:
a.
Memberikan layanan terbaik dan
berkualitas, untuk kemudahan bagi pelanggan dengan harga yang kompetitif.
b.
Memaksimalkan “Nilai Perusahaan” melalui
ekspansi dan pengembangan portofolio usaha di bidang adjacent industries telekomunikasi.
c.
Menjadi perusahaan holding strategis demi pertumbuhan tinggi dan sinergi melalui anak
– anak perusahaan dan unit bisnis strategis.
d.
Menjadi contributor pendapatan yang
utama bagi pemegang saham.
3. Logo PT. TELKOM
Logo baru TELKOM
mencerminkan brand positioning “Life
Confident” dimana keahlian dan dedikasi akan diberikan bagi semua pelanggan
untuk mendukung kehidupan dimanapun mereka berada. Brand positioning ini didukung oleh service culture baru yaitu : expertise,
empowering, assured, progressive dan heart.
Gambar 3. 1 : Logo Telkom sebelum dan sesudah berganti
Sekilas logo
bulat dengan siluet tangan terkesan simple. Yang awalnya logo ini terdiri dari
lingkaran biru yang ada di depan tangan berwarna kuning kini dirubah menjadi
lingkaran abu – abu yang ada di depan tangan berwarna merah. Dengan tag line “the world in your hand”. Untuk lebih
mengenal logo ini, ada baiknya kita memaknai arti dari simbol – simbol tersebut.
a. Expertise :
makna dari lingkaran sebagai symbol dari kelengkapan produk dan layanan dalam
portofolio bisnis baru TELKOM yaitu TIME (Telecomunication, Information, Media
& Edutaiment).
b. Empowering :
makna dari tangan yang meraih ke luar. Symbol ini mencerminkan pertumbuhan dan
ekspansi keluar.
c. Assured :
makna dari jemari tangan. Symbol ini memaknai sebuah kecermatan, perhatian,
serta kepercayaan dan hubungan yang erat.
d. Progressive :
kombinasi tangan dan lingkaran. Symbol dari matahari terbit yang maknanya
adalah perubahan dan awal yang baru.
e. Heart :
symbol dari telapak tangan yang mencerminkan kehidupan untuk menggapai masa
depan. Selain symbol, warna – warna yang digunakan adalah :
a. Warna
hitam pada teks Telkom Indonesia melambangkan kemauan keras.
b. Warna
merah pada telapak tangan yang berarti berani, cinta, energi, dan ulet
c. Warna
abu – abu pada lingkaran yang ada di depan tangan merupakan warna transisi yang
mengartikan teknologi saat ini.
d. Warna
putih yang berarti suci, damai, cahaya, dan bersatu itu menjadi cerminan untuk
perusahaan selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa.
B.
Pekerjaan Yang Dilakukan
Kegiatan – kegiatan yang penulis lakukan selama PSG
sangat banyak seperti maintenance
MSAN, penjumperan PSB telepon dan speedy,
setting modem VPNIP, cek payment pada
PCT-0, dan lain – lain. Namun untuk lebih terarah penulis akan melaporkan suatu
kegiatan yang berkaitan dengan laporan ini, yaitu mengenai sitem jaringan
telepon dan internet speedy. Penulis
akan melaporkan salah satu kegiatan yang penulis lakukan saat melakukan PSG :
Penulis berangkat ke kantor PT. Telkom Indonesia
Tbk, Datel Banjarbaru jam 08.00 wita, lalu penulis segera mengisi absen dan
langsung masuk ke ruang MDF. Setelah
beberapa saat menunggu lalu ada telepon dari plasa dan diberi nomer telepon
untuk daftar pasang baru maka akan langsung dikerjakan, misalnya seperti yang
akan saya jelaskan yaitu melakukan pasang baru speedy.
Pertama, jika sudah punya jaringan telepon maka
cabut kabel jumper telepon yang berwarna biru yang menghubungkan EQN dengan port primer yang terhubung ke
RK lalu ambil kabel jumper yang warna merah lalu hubungkan
antara EQN dengan DSLAM horizontal degan cara di jumper dan hubungkan juga primer dengan DSLAM vertikal dengan cara di jumper pula. Jika sudah selesai di jumper
maka coba lakukan untuk menelpon telepon rumah yang baru di pasang, jika
tersambung berarti pemasangan baru speedy
sudah selesai. Lalu masukkan nomer DSLAM dan
nomer port primer ke dalam data pelanggan di SISKA dan buku DSLAM yang berisi nomer – nomer port speedy.
C.
Prosedur Kerja
1. Sistem Pasang Jaringan Baru
Di PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, Datel
Banjarbaru jaringan Telkom terdiri dari jaringan primer dan jaringan sekunder.
Jaringan primer yaitu kabel yang terhubung dari RK (Rumah Kabel) yang ada di pinggir jalan ke STO (Stasiun Telepon Otomatis) atau kantor PT. Telekomunikasi
Indonesia Tbk, Datel Banjarbaru. Sedangkan jaringan sekunder yaitu kabel yang
terhubung dari RK (Rumah Kabel) yang
ada di pinggir jalan ke DP (Distribution Point) atau kotak pembagi.
Kedua jaringan diatas merupakan inti jaringan telepon dan apabila dinyatakan
jaringan habis karena tidak ada jaringan primer atau jaringan sekunder yang
kosong, maka telepon tidak bisa terpasang dan harus menunggu. Untuk telepon
kabel mempunyai identitas sendiri-sendiri yaitu yang biasa disebut nomer
telepon, jadi nomer telepon satu sama lain tidak ada yang sama. Kecuali pemilik
sudah tidak berlangganan lagi atau telepon sudah diputus, sehingga pihak PT.
Telekomunikasi Indonesia Tbk, Datel Banjarbaru berhak menjual kembali nomer
tersebut kepada calon pelanggan yang lain. Itupun setelah melalui proses
pembersihan atau karantina yang panjang. Kotak pembagi atau distribution point yang ada biasanya
terdiri dari 10", maksudnya 10" yaitu untuk dibagi untuk 9 nomer
telpon atau 9 rumah dan 1 untuk cadangan gangguan apabila telepon rusak.
Kapasitas maksimal dari kotak pembagi atau distribution point yang ada biasanya
20".
2. Alur Pasang Jaringan Baru
Alur pasang
jaringan baru di PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, Datel Banjarbaru.
a.
Loket Customer Service Langkah pertama yang harus dilakukan calon
pelanggan yang berminat untuk pasang baru telepon rumah / speedy adalah mendaftarkan diri di loket bagian customer service PT Telekomunikasi
Indonesia Tbk, Datel Banjarbaru. Kemudian calon pelanggan diharuskan untuk
mengisi data pelanggan (dalang) di bagian input
data yang terdapat pada loket. Baru setelah itu dilanjutkan dengan proses SISKA di ruang MDF.
b.
Proses SISKA di Ruang MDF Proses
SISKA ini bertujuan untuk memberikan
informasi di ruang MDF apakah
tersedia klem primer dan sekunder yang kosong. Hal ini sangat penting karena
untuk memastikan tempat bagi kabel jumper yang dari arah RK (Rumah Kabel). Setelah proses SISKA selesai serta klem primer dan sekunder telah diketahui, maka
akan terbit work order yang akan
dikerjakan oleh para teknisi.
c.
Instalasi Kabel Rumah Dengan terbitnya work order, maka para teknisi dituntut
untuk segera melaksanakan work order
tersebut dengan waktu sesegera mungkin. Langkah pertama yang dikerjakan para
teknisi yakni mengerjakan instalasi kabel rumah di rumah calon pelanggan.
d.
Instalasi Kabel Jumper di Jika instalasi kabel rumah di rumah calon pelanggan telah
selesai dikerjakan, maka para teknisi akan menghubungkan dengan klem primer dan
sekunder yang terdapat di RK (Rumah
Kabel) yang letaknya dekat dengan posisi
rumah calon pelanggan.
e.
Instalasi Kabel Jumper di Ruang MDF
Proses selanjutnya adalah menghubungkan kabel jumper yang di RK (Rumah Kabel) dengan klem primer dan sekunder yang kosong
di ruang MDF yang telah diketahui
melalui proses SISKA tadi.
f.
BALOP
(Berita Acara Layak Operasi) Setelah semua langkah telah selesai dikerjakan,
maka akan terbit BALOP (berita acara
layak operasi) dari Supervisor PT.
Telekomunikasi Indonesia Tbk, Datel Banjarbaru. Dengan demikian, calon
pelanggan telah resmi menjadi pelanggan Telkom dan sudah masuk data billing serta rekeningnya sudah muncul
mulai bulan depan.
3. Proses Kerja Yang Dilaksanakan
Proses kerja
yang telah penulis laksanakan di ruang MDF
selama melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di PT. Telekomunikasi Tbk, Datel
Banjarbaru antara lain:
a.
Program Pasang Telepon Rumah Baru
Setelah suatu
permintaan pasang baru telepon melalui tahapan registrasi permintaan. Maka
untuk proses putting in to service dilakukan
oleh bagian sentral dan UBC. Setelah
petugas sentral / UBC memperoleh data
dari CSS, maka data tersebut diproses
di sentral dengan data-data yang didapatkan: EQN : xxx-xx-x-xx KK
Primer : xx-xx-xx Setelah didapatkan data EQN
dan KK primer, kemudian dicari dimana box
EQN dan KK Primer. Setelah itu
dihubungkan dengan kabel, pemasangannya menggunakan insertion.
b.
Program Pasang Speedy Sama seperti proses pasang baru telepon, setelah suatu
permintaan pasang baru speedy melalui
tahapan registrasi permintaan. Maka proses putting
in to service dilakukan oleh bagian sentral dan UBC. Setelah data didapat dari CSS
maka data tersebut diproses di sentral dengan data-data yang didapatkan : EQN : xxx-xx-x-xx KK Primer : xx-xx-xx No.DSLAM
: xxxxxxxx Apabila pelanggan belum memasang telepon, maka terlebih dahulu
mencari box EQN yang akan dihubungkan
pada DSLAM EQN, kemudian dari DSLAM pelanggan dihubungkan lagi dengan
kabel ke KK Primer. Namun, jika
pelanggan sudah memiliki telepon, maka kabel yang terhubung antara EQN dan KK Primer dibuka, selanjutnya dicari box DSLAM, dan mencari box
EQN yang akan dihubungkan pada DSLAM
EQN, kemudian dari DSLAM
pelanggan dihubungkan lagi dengan kabel ke KK
Primer.
c.
Program Isolir Pengisoliran telepon
pelanggan dapat dilakukan atas permintaan pelanggan sendiri atau karena
keterlambatan pelanggan dalam membayar rekening telepon. Macam-macam program
isolir:
1)
Program Isolir Sebagian Pengisoliran ini
disebabkan karena pelanggan mengalami tunggakan rekening pada bulan pertama.
Maka Telkom memberi peringatan dengan cara mengisolir telepon pelanggan
tersebut sehingga hanya dapat menerima panggilan.
2)
Program Buka Isolir Sebagian Apabila
pelanggan tersebut telah membayar tunggakannya, maka petugas MDF atau pilot akan segera membuka
program isolir.
3)
Program Isolir Total (Isolir Out going dan incoming) Program isolir total dilakukan
apabila pelanggan yang telah menunggak pada bulan pertama masih belum juga
membayar tunggakanya pada bulan berikutnya. Maka Telkom memperingatkan
pelanggan dengan cara mengisolir total nomor telepon tersebut.
D.
Permasalahan Yang Dihadapi
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, PT.Telkom Indonesia
adalah perusahaan yang besar sehingga kemungkinan besar banyak kerugian yang
timbul serta sering terjadinya miss communication. Maka yang menjadi
masalahnya adalah bagaimana cara
PT.Telkom dalam meraup keuntungan dengan menggerakkan karyawan yang begitu
banyak sehingga dapat meminimalisasikan kerugian yang ada.
PT.Telkom Indonesia termasuk kedalam
perusahaan perseroan terbatas. Yakni suatu persekutuan untuk menjalankan usaha
yang memiliki modal terdiri dari saham – saham yang pemiliknya memiliki bagian
sebanyak saham yang dimiliki.karena modalnya terdiri dari saham – saham yang
dapat diperjualbelikan perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa
perlu membubarkan perusahaan.
Perseroan terbatas merupakan badan usaha
dan besarnya modal perseroan tercantum dalam anggaran dasar. Kekayaan
perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik perusahaan sehingga memiliki
harta kekayaan sendiri.
E.
Pemecahan Masalah
Menurut saya, untuk memecahkan
permasalahan yang dihadapi oleh PT.Telkom,sebaiknya bentuk organisasi yang
tepat untuk PT.Telkom adalah organisasi Garis dan Staf. Mengapa? karena secara
pengertiannyapun menurut Harrington Emerson,Organisasi line and staff merupakan
organisasi yang biasanya digunakan oleh organisasi besar dengan daerah kerja
yang luas dengan bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit. Memiliki satu
atau lebih tenaga staf, tenaga ahli yang memberi saran atau nasihat. Menurut
Harrington juga menegaskan tentang kelebihan bentuk organisasi ini, yakni dapat
digunakan oleh tenaga organisasi sebesar apapun dan sekompleks apa pun,
keputusan yang matang dan sehat dapatdiperoleh karena adanya tenaga ahli, serta
dapat mewujudkan “The right man in the right place”,dimana orang bekerja harus sesuai
dengan bidang garapannya.
Dengan bentuk yang seperti itu sangat
cocok di terapkan pada sistem organisasi PT.Telkom, dimana sebuah organisasi
besar itu memerlukan banyak tenaga ahli, dan tentu saja ada koordinasi staff
satu sama lain. Sebuah organisasi itu bukan hanya memerlukan anggota saja, tapi
juga memerlukan tenaga ahli, yang mampu menangani segala sesuatu yang sesuai
dengan bidangnya, agar organisasi tersebut bisa berjalan dengan lancar,
mengingat dalam PT.Telkom sering ditemukan kendala-kendala dalam mencapai
tujuan perusahaan, maka dengan kepengurusan organisasi yang baik, di harapkan
tujuan perusahaan tersebut bisa
terwujud. Terjadi keputusan yang matang dan sehat, itu yang bisa menjadi pemicu
keberhasilan dalam sebuah organisasi dalam mencapai tujuannya, berarti
keputusan tersebut telah jelas,dan tidak ada keraguan lagi, tinggal
pelaksanaannya. The right man in the right place, sesorang bekerja, harus
sesuai dengan keahliannya, agar kinerja yang dihasilkan, bisa maksimal.
Landasan Teori
LANDASAN TEORI
A. Modem
Modem berasal dari
singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah
sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan,
sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang
berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi
tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya,
artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi
jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem",
seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem
lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi
pada komputer.
Data dari komputer
yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi
sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem
mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh
komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media
telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem
tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan
dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya terbagi 2
yaitu , yaitu Modem external. adalah modem yang ditempatkan di luar perangkat
utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan
kabel USB, tergantung tipe modemnya. Modem internal adalah perangkat jaringan
yang terdapat pada papan ekspansi (expansion board) yang dihubungkan ke
motherboard. Tidak seperti Modem eksternal, modem internal tidak mengandung
lampu indikator untuk menginformasikan kepada pengguna fungsi atau status modem
yang berubah. Sebaiknya, pengguna harus bergantung kepada perangkat lunak yang
sesuai dengan modem internalnya. Modem internal juga dikenal sebagai
"On-Board Modem".
Modem eksternal 28.8kbps serial-port modem dari
Motorola.
Modem Internal 56kbps PCI slot modem.
Jenis-jenis modem :
1. Modem ISDN adalah
transisi sistem telepon dunia dari teknologi analog ke digital untuk
memungkinkan tranmisi gabungan dari semua dan setiap informasi, mencakup suara,
gambar, surat kabar, diagram dan video konverence. ISDN memungkinkan kecepatan
transfer data hingga 128.000 bps (bit per detik).
2. Modem GSM adalah
modem yang menggunakan telepon seluler sebagai sistem transfer datanya. Modem
GSM ini akan dapat digunakan untuk seluruh kartu koneksi dari provider apapun
asalkan GSM , seperti misalnya kartu telekomunikasi (atau kartu koneksi) dari PT
Telkomsel, atau produk-produk XL Axiata, Axis, Indosat dan lain sebagainya.
3. Modem analog yaitu
modem yang menerima data dalam bentuk sinyal analog melalui suatu jaringan
transmisi data kemudian mengubahnya menjadi data digital untuk dikirimkan ke
komputer, atau sebaliknya. Modem ini biasanya digunakan untuk koneksi dial up
melalui jaringan telepon, dan kemudian disebut modem dial up. Modem analog
tersedia dalam berbagai kecepatan, misalnya 14,4 kbps, 28,8 kbps, dan 56 kbps
dengan berbagai merek misalnya.
B. Modem
ADSL
Modem adalah salah satu komponen dari CPE
(Customer Premise Equipment) yang berfungsi melakukan modulasi dan demodulasi
sinyal informasi. Dengan adanya kebijakan “Liberalisasi” pelanggan
Speedy diberi kebebasan memilih merek modem yang beredar di pasaran. Speedy
adalah nama suatu produk TELKOM untuk layanan broadband akses yang
mecakup internet kecepatan tinggi, data, video dan suara. ADSL
(Asymmetric Digital Subscriber Line) teknologi akses yang memungkinkan
terjadi komunikasi data, suara dan video secara bersamaan, menggunakan
media jaringan akses kabel tembaga 1 pair. Kecepatan yang ditawarkan 384
kbps sampai 512 kbps. ADSL mentransmisikan lebih dari 6 Mbps kepada
subscriber (downlink) dan kurang lebih 640 untuk transmisi arah yang
berlawanan (uplink). Penambahan kecepatan ini berkisar sekitar 50 kali
dari kapasitas akses lama tanpa penginstalan jaringan kabel yang baru (misalnya
: fiber optic/serat optik).
Gambar macam –
macam modem ADSL Jenis – jenis modem :
1. Router
Modem jenis ini dapat terhubung ke RAS
(Remote Access Server) baik dengan IP (Internet Protocol) static maupun dengan
user/password (dinamik). Spesifikasi :
a.
ANSI
T1.413, G.DMT (G.992.1), G Lite (G.992.2)
b.
RFC1483R
(MPoA), RFC2364 (PPPoA/PPPoE)
c.
Encapsulation
LLC, VC
d.
Support
IP WAN/LAN static/dinamik
Gambar
1.1 Modem Router
Pengguna teknologi ADSL akan mendapatkan
kecepatan downstream yang lebih besar dibandingkan kecepatan upstream. Hal itu
sesuai dengan kebutuhan dimana sebagian besar pengguna internet lebih banyak
melakukan proses pengambilan data atau download dibandingkan proses pengiriman
data atau upload.
Sistem hubungan komunikasi pada perangkat
ADSL dapat dilakukan menggunakan dua sistem switching yaitu narrowband
switching dan broadband switching. Sistem hubungan layanan POTS atau
layanan narrowband dilakukan berbasis circuits – switching, sedangkan layanan
data video atau layanan broadband berbasis packet – switching. Untuk menerapkan
ADSL ini, di sentral telepon seluler dari pelanggan dihubungkan terlebih dahulu
melalui MDF (Main Distribution Frame) ke POTS splitter. POTS splitter ini akan
memisahkan data percakapan telepon biasa dengan data DSL, data suara percakapan
telepon akan diteruskan ke PTSN (Public Switched Telephone), sedangkan data DSL
akan diteruskan ke modem DSL. Untuk pelanggan dipasang pada modem DSL dan POTS
splitter antara pesawat telepon dan saluran yang menuju ke titik sambungan,
dengan demikian hubungan telepon dengan memakai teknologi ADSL telah siap
dipakai. Dari keterangan di atas maka didapatkan bahwa secara umum perangkat
yang dibutuhkan untuk menerapkan teknologi ADSL ini adalah:
a. Modem di sisi sentral
b. Modem di sisi pelanggan
c. Splitter
d. Saluran telepon
e. Pesawat telepon.
f.
Kabel Down-Wire
Gambar 1.3 modem di sisi sentral
Gambar 1.4 modem di sisi pelanggan
Gambar 1.5 splitter
Gambar 1.6 saluran telepon
Gambar 1.7 pesawat telepon
Teknologi ADSL bisa diterapkan secara
langsung pada jaringan telepon tanpa perlu menggantikan saluran dari pelanggan
dihubungkan terlebih dahulu melalui MDF ke POTS splitter. POTS splitter ini
akan memisahkan data percakapan telepon biasa dengan DSL, data suatu percakapan
telepon akan diteruskan ke PSTN, sedangkan data DSL akan diteruskan ke modem
DSL. Untuk pelanggan dipasang modem DSL dan POTS splitter antara pesawat
telepon dan saluran yang menuju ke titik sambungan, dengan demikian hubungan
telepon dengan memakai teknologi ADSL telah siap dipakai.
C.
Jangkauan ADSL
Jangkauan ADSL adalah jarak antara tempat
sentral telepon dengan lokasi pelanggan secara umum, jarak terjauh yang masih
bisa dicapai oleh ADSL adalah 5,5 km, namun jarak yang disebutkan tadi bisa
saja berubah tergantung pada performasi kabel yang ada, sehingga untuk jarak
yang semakin jauh maka laju DATA yang dikirim akan semakin berkurang. Jarak
Jangkauan Kecepatan :
a.
5,5 Km
- 2Mbps
b.
4,5 Km
- 4Mbps
c.
4,0 Km
- 6Mbps
d.
3,5Km -
7,5Mbps
Nilai dari kecepatan yang ada di atas
bukanlah suatu nilai yang pasti, namun nilai tersebut tampak bahwa untuk jarak
jangkauan yang makin jauh maka laju data akan semakin rendah. Oleh karena itu
bila seorang pelanggan ingin memasang peralatan ADSL di tempatnya, maka pelanggan
tersebut harus memperhitungkan jarak. tempatnya berada dengan kantor sentral
terdekat, karena bila ternyata pelanggan berada di luar jangkauan maka laju
data yang diinginkan tidak akan bisa tercapai.
D.
Keuntungan dan Kendala pada ADSL
Keuntungan yang ditawarkan pada teknologi
ADSL adalah sebagai berikut:
a.
ADSL
memberikan kemampuan internet dan telepon/Fax secara simultan, ini berarti anda
dapat menjelajah dunia maya dan menggunakan telepon atau Fax pada saat
bersamaan. Ini akan memberikan kepuasan bagi anda untuk menikmati High – speed
internet Access tanpa kehilangan kontak telepon dengan relasi anda.
b.
Kecepatan
koneksi lebih stabil karena masing – masing pemakai ADSL mempunyai jalur
tersendiri hingga ke peralatan multiplexter di sisi TELKOM kecepatan tidak
terpengaruh oleh pertambahan jumlah pelanggan yang aksesnya bersamaan.
c.
Berbagai
aplikasi multimedia masa depan, akan dapat dinikmati dengan kualitas serta
kenyamanan yang optimal. Anda bisa mulai menjelajahi dunia internet masa depan,
internet 3D yang padat dengan animasi, video,music.
d.
Dapat
menggunakan saluran telepon yang ada.
E.
Kekurangan pada ADSL
ADSL tidak dapat diterapkan pada sirkuit
lilitan atau bridge tap, selain itu frekuensi tinggi dari ADSL dapat
menyebabkan interferensi terhadap saluran tembaga yang berada pada pelindung
yang sama. Keterbatasan jarak mempengaruhi kecepatan transmisi yang diinginkan.
Faktor – faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah kabel twisted – pair
meredam sinyal banding lurus dengan jarak dam frekuensi. Selain lilitan dan
bridge tap adalah sumber delay dan redaman yang biasanya ditemukan pada saluran
telepon.
F.
Layanan Speedy
Pengertian
Speedy
Speedy adalah produk dari Telkom Indonesia
berupa layanan akses Internet berkualitas tinggi bagi rumah tangga serta
bisnis skala kecil dan menengah. Speedy menggunakan teknologi
ADSL, yang menghantarkan sinyal digital berkecepatan tinggi melalui
jaringan telefoni secara optimal bagi keperluan konsumsi konten
Internet, dengan kecepatan data dari 384 kb/s hingga 3 Mb/s. 3.5
Keunggulan
Layanan SPEEDY
1. Akses internet lebih cepat (hingga 3 Mbps),
Speedy memberikan kecepatan download lebih cepat.
2. Saat berinternet tetap bisa bertelepon,
dengan menggunakan alat pemisah (splitter), maka saat koneksi internet dengan
Speedy, maka saluran telepon tetap dapat digunakan.
3.
Dedicated
internet, dengan akses internet yang tetap (dedicated), Speedy menjamin koneksi
24 jam selama modem terhubung.Koneksi memiliki sifat highly reliability dan
highly secure, setiap pelanggan mendapat 1 (satu) password yang unik untuk
melakukan koneksi ke internet. Selain itu Speedy juga menerapkan binding – port
security sehingga penggunaan username & password pelanggan A tidak mungkin
dipakai oleh pelanggan lain di lokasi yang berbeda.
4.
Jumlah
pemakaian mudah dikendalikan, dengan menggunakan infusage di
www.telkomspeedy.com dan aplikasi quota alert, setiap pelanggan dapat
mengendalikan jumlah pemakaian setiap bulannya.
5.
Speedy
menyediakan berbagai pilihan paket layanan sesuai dengan kebutuhan di rumah
maupun bisnis Anda, baik paket berjenis time based maupun paket unlimited
dengan pilihan kecepatan yang bervariasi.
G.
Konfigurasi Jaringan
Ada 2 jenis setting
modem untuk koneksi Speedy :
1.Setting dengan memasukkan username &
password di komputer. Sebelumnya harus membuat dial broadband dahulu di
computer untuk bias koneksi Speedy. Setting jenis ini disebut Bridge,
lebih disarankan untuk speedy limited. Akses Speedy ini tidak bisa di
share ke beberapa komputer/client.
2.Setting dengan memasukkan username &
password di modem, sehingga ketika modem menyala langsung terkoneksi ke
internet. Setting jenis ini disebut PPPoE/Router, lebih
disarankan untuk speedy unlimited. Akses Speedy ini bisa di share ke
beberapa client LAN.
H. Dial
Broadband
Seperti kita ketahui bahwa untuk setting
modem speedy ada 2 cara yaitu :
1. Menjadikan modem menjadi router, atau sering kita kenal dengan
setting PPPoE
2. Menjadikan modem menjadi modem Bridge. Untuk setiap setting
modem tipe bridge, disini kita perlu menambahkan setting dial up di
komputer kita. Cara setting dial up pun berbeda – beda tiap Merk Modem,
karena itu kami menampilkan berbagai setting dial up di beberapa
macam merk.
G.A.
TP-Link
1.
Default
IP: 192.168.1.1 / 192.168.1.254
2.
Default
a.
username
: admin
b.
Default
password : admin
3.
Setting
Bridge :
a.
Pilih
Advanced Setup
b.
Pilih
WAN
c.
Cari
VPI/VCI: 8/81, klik Edit
d.
ATM PVC
Configuration, VPI=8; VCI=81, Service Category: UBR Without PCR,Next
e.
Connection
Type Bridging, Encapsulation Mode LLC/SNAPBRIDGING, Next
f.
Klik
Enable Bridge Service, Service Name: Speedy, Next
g.
WAN
Setup – Summary, Save
h.
Save/Reboot
4.
Setting
PPPoE :
a.
Pilih
Advanced Setup
b.
Pilih
WAN
c.
Cari
VPI/VCI: 8/81, klik Edit
d.
ATM PVC
Configuration, VPI=8; VCI=81, Service Category: UBR Without PCR, Next
e.
Connection
Type PPP over Ethernet (PPPoE), Encapsulation Mode LLC/SNAP-BRIDGING, Next
f.
Masukkan
PPP Username: (nmrspeedy@telkom.net); PPP Password: (password speedy); PPPoE
Service Name: Speedy, Next
g.
Klik
Enable WAN Service, Service Name: Speedy, Next
h.
WAN
Setup – Summary, Save
i.
Save/Reboot
G.B.
SMC
1. Default IP: 192.168.2.10
2. Default password: smcadmin
3. Setting Bridge:
a.
Klik
WAN
b.
Klik
ATM PVC
c.
Klik
VCI
4.
Protocol:
1483 Bridging, VLAN: Default, VPI/VCI: 8/81, Encapsulation: LLC, Qos Class:
UBR, PCR/SCR/MBS: 4000/4000/10
5.
Klik
Save Settings
G.C. Setting PPPoE:
1. Klik WAN
2. Klik ATM PVC
3. Klik VCI
4. Protocol: PPPoE, VPI/VCI: 8/81,
Encapsulation: LLC, QoS Class: UBR, PCR/SCR/MBS: 4000/4000/10, IP assigned by
ISP: Yes, IP Address: 0.0.0.0, Subnet Mask: 0.0.0.0, Connect Type: Always
Connected, Idle Time (Minute): 5, Username: (nomor speedy)@telkom.net,
Password: (password dari telkom), Confirm Password: , MTU: 1492
5. Klik Save Settings
G.D.
ZyXeLP-660R
1.
Default
IP: 192.168.1.1
2.
Default
a.
Username:
admin
b.
Password:
1234
3.
Setting
Bridge:
1.
Pilih
Network
2.
Pilih
WAN
3.
Mode:
Bridge, Encapsulation: RFC 1483, Multiplexing: LLC, VPI: 8, VCI: 81, Apply
4.
Pilih
Maintenance
5.
Pilih
Tools
6.
Restart
4. Setting PPPoE:
1.
Pilih
Network
2.
Pilih
WAN
3.
Mode:
Routing, Encapsulation: PPPoE, Username: ( nomorspeedy@telkom.net), Password:
(password speedy), Service Name: Speedy, Multiplexing: LLC, VPI: 8, VCI: 81, IP
Address: Obtain an IP Address Automatically, Connection: Nailed-Up Connnection,
apply
4.
Pilih
Maintenance
5.
Pilih
Tools
6.
Restart
ADSL
Modem Shiro
1. Default IP: 192.168.1.1
2. Default
a. Username: admin
b. Password: admin
3. Setting Bridge:
a. Klik Advanced
b. Klik WAN
c. Klik New Connection
4. Connection Name: Speedy, Type: Bridge, VPI:
8, VCI: 81, and Submit
5. Save Settings
6. Restart Router
4. Setting PPPoE:
1.
Pilih
Advanced
2.
Klik
WAN
3.
Klik
New Connection
4.
Connection
Name: Speedy, Type: PPPoE, Sharing: Enable, Encapsulation: LLC, Username:
(nomor speedy)@telkom.net, Password: (password dari telkom), VPI: 8, VCI: 81,
and Submit
5.
Save
Settings
G.D. ADSL Modem Aztech
1.
Default
IP: 192.168.1.1
2.
Default
a.
Username:
admin
b.
Password:
admin
3.
Setting
Bridge :
a.
Klik
Advanced
b.
Klik
WAN
c.
Klik
New Connection
4.
Connection
Name: Speedy, Type: Bridge, VPI: 8, VCI: 81, and Submit.
5.
Save
Settings
6.
Restart
Router
7.
Setting
PPPoE:
a.
Pilih
Advanced
b.
Klik
WAN
c.
Klik
New Connection
8.
Connection
Name: Speedy, Type: PPPoE, Sharing: Enable, Encapsulation: LLC, Username:
nmrspeedy@telkom.net, Password: (password dari telkom), VPI: 8, VCI: 81, and
Submit.
9.
Save
Settings
10. Restart Router
I.
TROUBLE TICKETS
Merupakan sebuah sistem aplikasi yang digunakan
untuk memonitoring gangguan Speedy. Langkah – langkah pengoperasian
TROUBLE TICKETS :
1. Masuk ke TROUBLE TICKETS (http//:t3- online.telkom.co.id/default.php)
2. Masukan name beserta passwordnya
3. Klik tickets
4. Speedy area
5. Inbox perdatek
1. Fitur dan Tarif
a. Speedy Mail (Limited 15 Jam 1 Mb/s) Dengan kecepatan 1
Mb/s downstream dan 256 kb/s upstream dan harga yang murah, paket ini ditujukan
untuk pengenalan Internet, atau untuk pengguna yang jarang menggunakan Internet
tetapi menginginkan koneksi yang cepat. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya
langganan : Rp 75.000, /bulan Batas pemakaian(kuota) : 15 Jam /bulan Kelebihan
pemakaian dikenakan biaya : Rp 500 /MB
b. Speedy Chat (Limited 50 Jam 1 Mb/s) Dengan kecepatan 1
Mb/s downstream dan 256 kb/s upstream dan harga yang terjangkau, Anda dapat
melakukan koneksi internet dengan kecepatan tinggi dengan durasi yang lebih
panjang. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 145.000,-/bulan
Batas pemakaian(kuota) : 50 Jam /bulan Kelebihan pemakaian dikenakan biaya : Rp
500 /MB
c. Speedy Socialia (Semi Unlimited 384 kb/s) Dengan kecepatan
384 kb/s downstream dan 96 kb/s upstream tanpa batas waktu, Anda dapat
berinternet sepuasnya untuk browsing maupun chatting, dalam batas kewajaran
kuota 3 GB per bulan. Ketika kuota
kewajaran ini tercapai, kecepatan efektif akan diturunkan menjadi 128 kb/s
hingga akhir bulan, dan akan kembali ke kecepatan semula pada awal bulan
berikutnya. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 195.000,-/bulan
Tanpa batas penggunaan(unlimited)
d. Speedy Load (Semi Unlimited 512 kb/s) Dengan kecepatan
512 kb/s downstream dan 128 kb/s upstream tanpa batas waktu, Anda dapat
berinternet sepuasnya untuk browsing yang lebih cepat, download, maupun
chatting, dalam batas kewajaran kuota 3 GB per bulan. Ketika kuota kewajaran
ini tercapai, kecepatan efektif akan diturunkan menjadi 128 kb/s hingga akhir
bulan, dan akan kembali ke kecepatan semula pada awal bulan berikutnya. Biaya
aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 295.000,-/bulan Tanpa batas
penggunaan(unlimited)
e. Speedy Familia Familia (Unlimited 1 Mb/s) Dengan kecepatan 1
Mb/s downstream dan 256 kb/s upstream, serta alokasi kapasitas ke gateway
internasional yang lebih besar, paket ini ditargetkan bagi para profesional,
atau bagi penggunaan internet rumah tangga yang dishare hingga ke 10 pengguna.
Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 645.000,-/bulan Tanpa batas
penggunaan(unlimited).
f. Speedy Executive (Unlimited 2 Mb/s) Dengan kecepatan 2 Mb/s
downstream dan 512 kb/s upstream, serta alokasi kapasitas ke gateway
internasional yang lebih besar, paket ini ditargetkan untuk keperluan bisnis
dan perkantoran dengan penggunaan Internet yang dishare hingga ke 20 pengguna.
Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 995.000,-/bulan Tanpa
batas penggunaan(unlimited).
g. Speedy Biz (Unlimited 3 Mb/s)
Dengan kecepatan 3 Mb/s downstream dan 512 kb/s upstream, serta alokasi
kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar, paket ini ditargetkan
untuk keperluan bisnis dan perkantoran dengan penggunaan internet yang dishare
hingga lebih dari 30 pengguna. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan :
Rp 1.695.000,-/bulan Tanpa batas penggunaan(unlimited).
Langganan:
Postingan (Atom)






















