Pages

Selasa, 21 Oktober 2014

Landasan Teori

LANDASAN TEORI

A. Modem
Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya terbagi 2 yaitu , yaitu Modem external. adalah modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya. Modem internal adalah perangkat jaringan yang terdapat pada papan ekspansi (expansion board) yang dihubungkan ke motherboard. Tidak seperti Modem eksternal, modem internal tidak mengandung lampu indikator untuk menginformasikan kepada pengguna fungsi atau status modem yang berubah. Sebaiknya, pengguna harus bergantung kepada perangkat lunak yang sesuai dengan modem internalnya. Modem internal juga dikenal sebagai "On-Board Modem".

Modem eksternal 28.8kbps serial-port modem dari Motorola.
 Modem Internal 56kbps PCI slot modem.

Jenis-jenis modem :
1.    Modem ISDN adalah transisi sistem telepon dunia dari teknologi analog ke digital untuk memungkinkan tranmisi gabungan dari semua dan setiap informasi, mencakup suara, gambar, surat kabar, diagram dan video konverence. ISDN memungkinkan kecepatan transfer data hingga 128.000 bps (bit per detik).
2.    Modem GSM adalah modem yang menggunakan telepon seluler sebagai sistem transfer datanya. Modem GSM ini akan dapat digunakan untuk seluruh kartu koneksi dari provider apapun asalkan GSM, seperti misalnya kartu telekomunikasi (atau kartu koneksi) dari PT Telkomsel, atau produk-produk XL Axiata, Axis, Indosat dan lain sebagainya.
3.    Modem analog yaitu modem yang menerima data dalam bentuk sinyal analog melalui suatu jaringan transmisi data kemudian mengubahnya menjadi data digital untuk dikirimkan ke komputer, atau sebaliknya. Modem ini biasanya digunakan untuk koneksi dial up melalui jaringan telepon, dan kemudian disebut modem dial up. Modem analog tersedia dalam berbagai kecepatan, misalnya 14,4 kbps, 28,8 kbps, dan 56 kbps dengan berbagai merek misalnya.

B. Modem ADSL
Modem adalah salah satu komponen dari CPE (Customer Premise Equipment) yang berfungsi melakukan modulasi dan demodulasi sinyal informasi. Dengan adanya kebijakan “Liberalisasi” pelanggan Speedy diberi kebebasan memilih merek modem yang beredar di pasaran. Speedy adalah nama suatu produk TELKOM untuk layanan broadband akses yang mecakup internet kecepatan tinggi, data, video dan suara. ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) teknologi akses yang memungkinkan terjadi komunikasi data, suara dan video secara bersamaan, menggunakan media jaringan akses kabel tembaga 1 pair. Kecepatan yang ditawarkan 384 kbps sampai 512 kbps. ADSL mentransmisikan lebih dari 6 Mbps kepada subscriber (downlink) dan kurang lebih 640 untuk transmisi arah yang berlawanan (uplink). Penambahan kecepatan ini berkisar sekitar 50 kali dari kapasitas akses lama tanpa penginstalan jaringan kabel yang baru (misalnya : fiber optic/serat optik).

Gambar macam – macam modem ADSL Jenis – jenis modem :

1. Router
Modem jenis ini dapat terhubung ke RAS (Remote Access Server) baik dengan IP (Internet Protocol) static maupun dengan user/password (dinamik). Spesifikasi :
a.       ANSI T1.413, G.DMT (G.992.1), G Lite (G.992.2)
b.      RFC1483R (MPoA), RFC2364 (PPPoA/PPPoE)
c.       Encapsulation LLC, VC
d.      Support IP WAN/LAN static/dinamik


Gambar 1.1 Modem Router

Pengguna teknologi ADSL akan mendapatkan kecepatan downstream yang lebih besar dibandingkan kecepatan upstream. Hal itu sesuai dengan kebutuhan dimana sebagian besar pengguna internet lebih banyak melakukan proses pengambilan data atau download dibandingkan proses pengiriman data atau upload.
Sistem hubungan komunikasi pada perangkat ADSL dapat dilakukan menggunakan dua sistem switching yaitu narrowband switching dan broadband switching. Sistem hubungan layanan POTS atau layanan narrowband dilakukan berbasis circuits – switching, sedangkan layanan data video atau layanan broadband berbasis packet – switching. Untuk menerapkan ADSL ini, di sentral telepon seluler dari pelanggan dihubungkan terlebih dahulu melalui MDF (Main Distribution Frame) ke POTS splitter. POTS splitter ini akan memisahkan data percakapan telepon biasa dengan data DSL, data suara percakapan telepon akan diteruskan ke PTSN (Public Switched Telephone), sedangkan data DSL akan diteruskan ke modem DSL. Untuk pelanggan dipasang pada modem DSL dan POTS splitter antara pesawat telepon dan saluran yang menuju ke titik sambungan, dengan demikian hubungan telepon dengan memakai teknologi ADSL telah siap dipakai. Dari keterangan di atas maka didapatkan bahwa secara umum perangkat yang dibutuhkan untuk menerapkan teknologi ADSL ini adalah:
a.  Modem di sisi sentral
b.  Modem di sisi pelanggan
c.  Splitter
d. Saluran telepon
e.  Pesawat telepon.
f.     Kabel Down-Wire


Gambar 1.3 modem di sisi sentral

 Gambar 1.4 modem di sisi pelanggan


Gambar 1.5 splitter

 Gambar 1.6 saluran telepon

Gambar 1.7 pesawat telepon

Teknologi ADSL bisa diterapkan secara langsung pada jaringan telepon tanpa perlu menggantikan saluran dari pelanggan dihubungkan terlebih dahulu melalui MDF ke POTS splitter. POTS splitter ini akan memisahkan data percakapan telepon biasa dengan DSL, data suatu percakapan telepon akan diteruskan ke PSTN, sedangkan data DSL akan diteruskan ke modem DSL. Untuk pelanggan dipasang modem DSL dan POTS splitter antara pesawat telepon dan saluran yang menuju ke titik sambungan, dengan demikian hubungan telepon dengan memakai teknologi ADSL telah siap dipakai.

C. Jangkauan ADSL
Jangkauan ADSL adalah jarak antara tempat sentral telepon dengan lokasi pelanggan secara umum, jarak terjauh yang masih bisa dicapai oleh ADSL adalah 5,5 km, namun jarak yang disebutkan tadi bisa saja berubah tergantung pada performasi kabel yang ada, sehingga untuk jarak yang semakin jauh maka laju DATA yang dikirim akan semakin berkurang. Jarak Jangkauan Kecepatan :
a.       5,5 Km - 2Mbps
b.      4,5 Km - 4Mbps
c.       4,0 Km - 6Mbps
d.      3,5Km - 7,5Mbps
Nilai dari kecepatan yang ada di atas bukanlah suatu nilai yang pasti, namun nilai tersebut tampak bahwa untuk jarak jangkauan yang makin jauh maka laju data akan semakin rendah. Oleh karena itu bila seorang pelanggan ingin memasang peralatan ADSL di tempatnya, maka pelanggan tersebut harus memperhitungkan jarak. tempatnya berada dengan kantor sentral terdekat, karena bila ternyata pelanggan berada di luar jangkauan maka laju data yang diinginkan tidak akan bisa tercapai.

D. Keuntungan dan Kendala pada ADSL
Keuntungan yang ditawarkan pada teknologi ADSL adalah sebagai berikut:
a.      ADSL memberikan kemampuan internet dan telepon/Fax secara simultan, ini berarti anda dapat menjelajah dunia maya dan menggunakan telepon atau Fax pada saat bersamaan. Ini akan memberikan kepuasan bagi anda untuk menikmati High – speed internet Access tanpa kehilangan kontak telepon dengan relasi anda.
b.      Kecepatan koneksi lebih stabil karena masing – masing pemakai ADSL mempunyai jalur tersendiri hingga ke peralatan multiplexter di sisi TELKOM kecepatan tidak terpengaruh oleh pertambahan jumlah pelanggan yang aksesnya bersamaan.
c.       Berbagai aplikasi multimedia masa depan, akan dapat dinikmati dengan kualitas serta kenyamanan yang optimal. Anda bisa mulai menjelajahi dunia internet masa depan, internet 3D yang padat dengan animasi, video,music.
d.      Dapat menggunakan saluran telepon yang ada.
E. Kekurangan pada ADSL
ADSL tidak dapat diterapkan pada sirkuit lilitan atau bridge tap, selain itu frekuensi tinggi dari ADSL dapat menyebabkan interferensi terhadap saluran tembaga yang berada pada pelindung yang sama. Keterbatasan jarak mempengaruhi kecepatan transmisi yang diinginkan. Faktor – faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah kabel twisted – pair meredam sinyal banding lurus dengan jarak dam frekuensi. Selain lilitan dan bridge tap adalah sumber delay dan redaman yang biasanya ditemukan pada saluran telepon.


F. Layanan Speedy
Pengertian Speedy
Speedy adalah produk dari Telkom Indonesia berupa layanan akses Internet berkualitas tinggi bagi rumah tangga serta bisnis skala kecil dan menengah. Speedy menggunakan teknologi ADSL, yang menghantarkan sinyal digital berkecepatan tinggi melalui jaringan telefoni secara optimal bagi keperluan konsumsi konten Internet, dengan kecepatan data dari 384 kb/s hingga 3 Mb/s. 3.5
Keunggulan Layanan SPEEDY
1.      Akses internet lebih cepat (hingga 3 Mbps), Speedy memberikan kecepatan download lebih cepat.
2.      Saat berinternet tetap bisa bertelepon, dengan menggunakan alat pemisah (splitter), maka saat koneksi internet dengan Speedy, maka saluran telepon tetap dapat digunakan.
3.      Dedicated internet, dengan akses internet yang tetap (dedicated), Speedy menjamin koneksi 24 jam selama modem terhubung.Koneksi memiliki sifat highly reliability dan highly secure, setiap pelanggan mendapat 1 (satu) password yang unik untuk melakukan koneksi ke internet. Selain itu Speedy juga menerapkan binding – port security sehingga penggunaan username & password pelanggan A tidak mungkin dipakai oleh pelanggan lain di lokasi yang berbeda.
4.      Jumlah pemakaian mudah dikendalikan, dengan menggunakan infusage di www.telkomspeedy.com dan aplikasi quota alert, setiap pelanggan dapat mengendalikan jumlah pemakaian setiap bulannya.
5.      Speedy menyediakan berbagai pilihan paket layanan sesuai dengan kebutuhan di rumah maupun bisnis Anda, baik paket berjenis time based maupun paket unlimited dengan pilihan kecepatan yang bervariasi.


G. Konfigurasi Jaringan
Ada 2 jenis setting modem untuk koneksi Speedy :
1.Setting dengan memasukkan username & password di komputer. Sebelumnya harus membuat dial broadband dahulu di computer untuk bias koneksi Speedy. Setting jenis ini disebut Bridge, lebih disarankan untuk speedy limited. Akses Speedy ini tidak bisa di share ke beberapa komputer/client.
2.Setting dengan memasukkan username & password di modem, sehingga ketika modem menyala langsung terkoneksi ke internet. Setting jenis ini disebut PPPoE/Router, lebih disarankan untuk speedy unlimited. Akses Speedy ini bisa di share ke beberapa client LAN.

H. Dial Broadband
Seperti kita ketahui bahwa untuk setting modem speedy ada 2 cara yaitu :
1. Menjadikan modem menjadi router, atau sering kita kenal dengan setting PPPoE
2. Menjadikan modem menjadi modem Bridge. Untuk setiap setting modem tipe bridge, disini kita perlu menambahkan setting dial up di komputer kita. Cara setting dial up pun berbeda – beda tiap Merk Modem, karena itu kami menampilkan berbagai setting dial up di beberapa macam merk.

G.A. TP-Link
1.      Default IP: 192.168.1.1 / 192.168.1.254
2.      Default
a.       username : admin
b.      Default password : admin
3.      Setting Bridge :
a.       Pilih Advanced Setup
b.      Pilih WAN
c.       Cari VPI/VCI: 8/81, klik Edit
d.      ATM PVC Configuration, VPI=8; VCI=81, Service Category: UBR Without PCR,Next
e.       Connection Type Bridging, Encapsulation Mode LLC/SNAPBRIDGING, Next
f.       Klik Enable Bridge Service, Service Name: Speedy, Next
g.      WAN Setup – Summary, Save
h.      Save/Reboot
4.      Setting PPPoE :
a.       Pilih Advanced Setup
b.      Pilih WAN
c.       Cari VPI/VCI: 8/81, klik Edit
d.      ATM PVC Configuration, VPI=8; VCI=81, Service Category: UBR Without PCR, Next
e.       Connection Type PPP over Ethernet (PPPoE), Encapsulation Mode LLC/SNAP-BRIDGING, Next
f.       Masukkan PPP Username: (nmrspeedy@telkom.net); PPP Password: (password speedy); PPPoE Service Name: Speedy, Next
g.      Klik Enable WAN Service, Service Name: Speedy, Next
h.      WAN Setup – Summary, Save
i.        Save/Reboot
  
G.B. SMC
1.      Default IP: 192.168.2.10
2.      Default password: smcadmin
3.      Setting Bridge:
a.      Klik WAN
b.      Klik ATM PVC
c.       Klik VCI
4.      Protocol: 1483 Bridging, VLAN: Default, VPI/VCI: 8/81, Encapsulation: LLC, Qos Class: UBR, PCR/SCR/MBS: 4000/4000/10
5.      Klik Save Settings

G.C. Setting PPPoE:
1.      Klik WAN
2.      Klik ATM PVC
3.      Klik VCI
4.      Protocol: PPPoE, VPI/VCI: 8/81, Encapsulation: LLC, QoS Class: UBR, PCR/SCR/MBS: 4000/4000/10, IP assigned by ISP: Yes, IP Address: 0.0.0.0, Subnet Mask: 0.0.0.0, Connect Type: Always Connected, Idle Time (Minute): 5, Username: (nomor speedy)@telkom.net, Password: (password dari telkom), Confirm Password: , MTU: 1492
5.      Klik Save Settings

G.D. ZyXeLP-660R
1.      Default IP: 192.168.1.1
2.      Default
a.       Username: admin
b.      Password: 1234
3.      Setting Bridge:
1.      Pilih Network
2.      Pilih WAN
3.      Mode: Bridge, Encapsulation: RFC 1483, Multiplexing: LLC, VPI: 8, VCI: 81, Apply
4.      Pilih Maintenance
5.      Pilih Tools
6.      Restart
 4.   Setting PPPoE:
1.      Pilih Network
2.      Pilih WAN
3.      Mode: Routing, Encapsulation: PPPoE, Username: ( nomorspeedy@telkom.net), Password: (password speedy), Service Name: Speedy, Multiplexing: LLC, VPI: 8, VCI: 81, IP Address: Obtain an IP Address Automatically, Connection: Nailed-Up Connnection, apply
4.      Pilih Maintenance
5.      Pilih Tools
6.      Restart



ADSL Modem Shiro
1.      Default IP: 192.168.1.1
2.      Default
a.       Username: admin
b.      Password: admin
3.      Setting Bridge:
a.       Klik Advanced
b.      Klik WAN
c.       Klik New Connection
4.      Connection Name: Speedy, Type: Bridge, VPI: 8, VCI: 81, and Submit
5.      Save Settings
6.      Restart Router



4.    Setting PPPoE:
1.      Pilih Advanced
2.      Klik WAN
3.      Klik New Connection
4.      Connection Name: Speedy, Type: PPPoE, Sharing: Enable, Encapsulation: LLC, Username: (nomor speedy)@telkom.net, Password: (password dari telkom), VPI: 8, VCI: 81, and Submit
5.      Save Settings
6.      Restart Router


G.D. ADSL Modem Aztech
1.      Default IP: 192.168.1.1
2.      Default
a.       Username: admin
b.      Password: admin
3.      Setting Bridge :
a.       Klik Advanced
b.      Klik WAN
c.       Klik New Connection
4.      Connection Name: Speedy, Type: Bridge, VPI: 8, VCI: 81, and Submit.
5.      Save Settings
6.      Restart Router
7.      Setting PPPoE:
a.       Pilih Advanced
b.      Klik WAN
c.       Klik New Connection
8.      Connection Name: Speedy, Type: PPPoE, Sharing: Enable, Encapsulation: LLC, Username: nmrspeedy@telkom.net, Password: (password dari telkom), VPI: 8, VCI: 81, and Submit.
9.      Save Settings
10.  Restart Router
I. TROUBLE TICKETS
Merupakan sebuah sistem aplikasi yang digunakan untuk memonitoring gangguan Speedy. Langkah – langkah pengoperasian
TROUBLE TICKETS :
1.      Masuk ke TROUBLE TICKETS (http//:t3- online.telkom.co.id/default.php)
2.      Masukan name beserta passwordnya
3.      Klik tickets
4.      Speedy area
5.      Inbox perdatek

1. Fitur dan Tarif
a.       Speedy Mail (Limited 15 Jam 1 Mb/s) Dengan kecepatan 1 Mb/s downstream dan 256 kb/s upstream dan harga yang murah, paket ini ditujukan untuk pengenalan Internet, atau untuk pengguna yang jarang menggunakan Internet tetapi menginginkan koneksi yang cepat. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 75.000, /bulan Batas pemakaian(kuota) : 15 Jam /bulan Kelebihan pemakaian dikenakan biaya : Rp 500 /MB
b.      Speedy Chat (Limited 50 Jam 1 Mb/s) Dengan kecepatan 1 Mb/s downstream dan 256 kb/s upstream dan harga yang terjangkau, Anda dapat melakukan koneksi internet dengan kecepatan tinggi dengan durasi yang lebih panjang. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 145.000,-/bulan Batas pemakaian(kuota) : 50 Jam /bulan Kelebihan pemakaian dikenakan biaya : Rp 500 /MB
c.       Speedy Socialia (Semi Unlimited 384 kb/s) Dengan kecepatan 384 kb/s downstream dan 96 kb/s upstream tanpa batas waktu, Anda dapat berinternet sepuasnya untuk browsing maupun chatting, dalam batas kewajaran kuota 3 GB per bulan.  Ketika kuota kewajaran ini tercapai, kecepatan efektif akan diturunkan menjadi 128 kb/s hingga akhir bulan, dan akan kembali ke kecepatan semula pada awal bulan berikutnya. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 195.000,-/bulan Tanpa batas penggunaan(unlimited)
d.      Speedy Load (Semi Unlimited 512 kb/s) Dengan kecepatan 512 kb/s downstream dan 128 kb/s upstream tanpa batas waktu, Anda dapat berinternet sepuasnya untuk browsing yang lebih cepat, download, maupun chatting, dalam batas kewajaran kuota 3 GB per bulan. Ketika kuota kewajaran ini tercapai, kecepatan efektif akan diturunkan menjadi 128 kb/s hingga akhir bulan, dan akan kembali ke kecepatan semula pada awal bulan berikutnya. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 295.000,-/bulan Tanpa batas penggunaan(unlimited)
e.       Speedy Familia Familia (Unlimited 1 Mb/s) Dengan kecepatan 1 Mb/s downstream dan 256 kb/s upstream, serta alokasi kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar, paket ini ditargetkan bagi para profesional, atau bagi penggunaan internet rumah tangga yang dishare hingga ke 10 pengguna. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 645.000,-/bulan Tanpa batas penggunaan(unlimited).
f.       Speedy Executive (Unlimited 2 Mb/s) Dengan kecepatan 2 Mb/s downstream dan 512 kb/s upstream, serta alokasi kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar, paket ini ditargetkan untuk keperluan bisnis dan perkantoran dengan penggunaan Internet yang dishare hingga ke 20 pengguna. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 995.000,-/bulan Tanpa batas penggunaan(unlimited).
g.  Speedy Biz (Unlimited 3 Mb/s) Dengan kecepatan 3 Mb/s downstream dan 512 kb/s upstream, serta alokasi kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar, paket ini ditargetkan untuk keperluan bisnis dan perkantoran dengan penggunaan internet yang dishare hingga lebih dari 30 pengguna. Biaya aktifasi : Rp 75.000,- Biaya langganan : Rp 1.695.000,-/bulan Tanpa batas penggunaan(unlimited).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar